Resmi Menjadi Tersangka, Fredrich Yunadi Dijemput Paksa Oleh Petugas KPK





infonetral - KPK akhirnya menjemput paksa Fredrich Yunadi malam ini. Fredrich dijemput KPK dari sebuah tempat hiburan di kawasan Jakarta Selatan.

pantauan pihak wartawan di Kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Sabtu (13/1/2-18), Fredrich  tiba sekitar pukul 00.10 WIB bersama rombongan KPK. Dia datang dengan mengenakan kaos hitam serta dikawal penyidik KPK.

Fredrich tiba di kantor KPK dengan dikawal 3 mobil. Tidak banyak komentar yang disampaikan Fredrich terkait penjemputan dirinya.

"Tidak ada komentar," kata Fredrich kepada awak media.

Baca Juga : KPK Menahan Dokter Bimanesh Hilangnya Kasus Novanto

Fredrich kemudian langsung masuk ke dalam lobi KPK. Dia tampak menuju lantai atas kantor KPK.

KPK sebelumnya sudah melakukan  pencarian Fredrich dengan membawa surat penangkapan atas statusnya sebagai tersangka dugaan memperlambat pemerisaan Setya Novanto. Tim KPK berhasil menemukan Fredrich di sebuah tempat hiburan di Jakarta Selatan.

"Kita sudah melakukan pencarian dan sudah membawa surat penangkapan. Setelah tunggu sampai sore tidak datang tim menemukan FY di Jakarta Selatan," ujar Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya.



Fredrich sebelumnya tidak memenuhi panggilan penyidik KPK dengan alasan tengah mengajukan sidang kode etik advokat ke Peradi. KPK menghormati proses itu tapi meminta Fredrich tidak menghambat proses hukum.

"Kami hargai proses etik yang berjalan. Namun rencana pemeriksaan etik, tentu tidak boleh juga menunda, apalagi jika sampai memperlambat proses hukum,"

Baca Juga : Frederich dan Dokter Bimanesh Diduga Bersekongkolan Soal Setya Novanto

KPK juga meminta Fredrich tak mencari alasan untuk menunda pemeriksaan sebagai tersangka, dengan mengajukan permohonan sidang etik di Peradi. KPK tidak akan menunggu proses sidang etik.

"Jadi saya kira tidak perlu saling menunggu soal ini, apalagi kalau dijadikan alasan untuk menunda proses pemeriksaan," kata Febri. 

agen domino
 

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.